Mediasi Polsek Batui, Konflik Mertua dan Menantu Berakhir Damai

KABAR BANGGAI – Konflik keluarga antara seorang mertua berinisial SK (80) dan menantu AS (58) berhasil diselesaikan melalui mediasi yang dilakukan oleh Aipda Usman, Bhabinkamtibmas Polsek Batui, pada Sabtu (28/12/2024) di Kantor Polsek Batui. Kedua belah pihak sepakat untuk berdamai dan memperbaiki hubungan mereka.

Aipda Usman menjelaskan bahwa perselisihan bermula pada Kamis (26/12/2024) sekitar pukul 18.00 WITA di Desa Honbola. AS menerima kunjungan teman-temannya untuk bersilaturahmi Natal yang disertai pesta minuman keras. Perilaku tersebut memicu kemarahan mertuanya, SK, yang merasa terganggu dan mencoba melarang aktivitas tersebut.

banner 900x250

Namun, teguran dari SK tidak diterima dengan baik oleh AS. Akibatnya, terjadi percekcokan yang berujung pada tindakan fisik. AS diduga mendorong mertuanya hingga terjatuh, menyebabkan SK mengalami luka lecet.

Baca Juga Berita Ini:  Terpeleset dari Truk, Pria Asal Gorontalo Tewas di Batui

Mengetahui kejadian tersebut, Aipda Usman bergerak cepat untuk menengahi masalah ini guna mencegah konflik yang lebih besar. Ia menginisiasi pertemuan di Polsek Batui untuk mempertemukan kedua belah pihak.

“Telah dilaksanakan mediasi permasalahan keluarga antara mertua dan menantu, di mana keduanya merupakan warga Desa Honbola,” ujar Aipda Usman.

Dalam proses mediasi, SK dan AS akhirnya saling memaafkan. Kesepakatan damai mereka dituangkan dalam surat perjanjian bersama. Kedua belah pihak sepakat untuk menjaga hubungan keluarga yang lebih baik ke depannya.

“Mereka berjanji akan memperbaiki hubungan mereka selaku mertua dan menantu,” tambah Aipda Usman.

Mediasi ini menjadi bukti nyata peran Bhabinkamtibmas dalam menjaga ketertiban dan kedamaian di lingkungan masyarakat. Dengan penyelesaian secara kekeluargaan ini, diharapkan konflik serupa tidak terulang di kemudian hari.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *