Lapas Luwuk Ramaikan Aula Besukan dengan Penjualan Sayuran Segar Hasil Pertanian Warga Binaan

KABAR BANGGAI  –  Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Luwuk kembali menghadirkan inovasi positif melalui kegiatan penjualan sayuran segar hasil pertanian warga binaan yang dilaksanakan di Aula Besukan, Sabtu (22/11).

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Lapas Luwuk dalam meningkatkan kemandirian Warga Binaan sekaligus memperkuat program ketahanan pangan.

banner 900x250 banner 900x250

Berbagai Komoditas sayuran seperti Kangkung, sawi, dan tomat yang ditanam oleh Warga Binaan dipasarkan langsung kepada para pengunjung. Produk dipanen dari kebun dalam Lapas dan dikemas rapi sebelum dijajakan.

Pengunjung yang membeli sayuran mengaku terkesan dengan kualitas dan kesegaran produk. Salah satu pengunjung sebut saja Amar menyampaikan, “Sayurannya segar sekali dan harganya terjangkau.

Saya senang bisa membeli hasil kerja Warga Binaan karena ini membantu mereka semangat. Kemasannya juga rapi, tidak kalah dengan yang di pasar,” ujarnya.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan pemasukan untuk operasional pembinaan, tetapi juga membuka ruang berinteraksi positif antara Warga Binaan dan keluarga yang berkunjung.

Baca Juga Berita Ini:  Safari Ramadan PLN Group Suluttenggo di Luwuk, Berbagi Kebahagiaan bagi 92 Penerima Manfaat

Seorang Warga Binaan berinisial O yang terlibat dalam penjualan juga menyampaikan rasa bangganya: “Kami senang hasil kebun kami bisa dijual langsung. Ini jadi motivasi untuk kami belajar lebih rajin lagi. Rasanya bangga ketika ada yang membeli dan menghargai usaha kami,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Warga Binaan mendapatkan pengalaman dalam produksi, pengemasan, hingga pemasaran sederhana.

Plh. Kepala Lapas Kelas IIB Luwuk, Andi Abdul Muis, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk nyata pembinaan kemandirian yang berkelanjutan. “Kegiatan penjualan sayuran ini bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan dapur lapas, tetapi juga kami buka untuk pengunjung sebagai bentuk transparansi dan pembinaan kemandirian.

Kami ingin Warga Binaan memiliki keterampilan yang dapat mereka gunakan setelah bebas nanti,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini akan terus dikembangkan dan diarahkan agar menjadi program produktif jangka panjang.

Baca Juga Berita Ini:  Sambut Ramadan, Lapas Luwuk Gelar Aksi Bersih Rumah Ibadah dan Lingkungan

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan turut memberikan respon positif atas upaya Lapas Luwuk tersebut: “Kami sangat mengapresiasi Lapas Luwuk atas inovasi dan konsistensinya dalam mengembangkan program kemandirian.

Kegiatan ini sejalan dengan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden. Diharapkan kegiatan seperti ini terus ditingkatkan,”tegasnya.

Kegiatan penjualan hasil pertanian di Aula Besukan ini menjadi gambaran bagaimana pembinaan yang tepat mampu memberikan dampak positif, baik bagi Warga Binaan maupun masyarakat. Dengan kualitas sayuran yang baik, pengemasan rapi, dan respon publik yang positif, Lapas Luwuk menunjukkan komitmen kuat dalam menjalankan pembinaan yang produktif, humanis, dan berkelanjutan. Red-Humas/Lapas Luwuk. **

Editor  :  Imam     Penerbit  : kabarbanggai.Com

Setahun Bekerja, Bergerak-Berdampak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *