KABAR BANGGAI – Semangat baru Pemasyarakatan tergambar jelas dalam acara penandatanganan Pakta Integritas dan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) tahun 2025.
Acara ini berlangsung khidmat di Aula Syukuran Aminuddin Amir, Lapas Kelas IIB Luwuk, yang dihadiri seluruh pegawai, mulai dari penjagaan hingga staf administrasi.
Dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Luwuk, Efendi Wahyudi, A.Md.I.P., S.Sos., M.Si, kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel, sebagaimana menjadi fokus utama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).
Kegiatan dimulai dengan apel pagi yang diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Pemasyarakatan.

Selanjutnya, doa bersama dipanjatkan untuk memohon kelancaran dan keberkahan dalam menjalankan tugas di tahun 2025. Puncaknya adalah pembacaan janji kinerja pegawai yang dipimpin langsung oleh Kalapas.
Setelah itu, para pegawai menandatangani Pakta Integritas, disaksikan oleh Kalapas sebagai simbol komitmen bersama. Prosesi ini mencerminkan niat tulus seluruh jajaran Lapas Luwuk untuk menjalankan tugas dengan integritas tinggi.
Dalam sambutannya, Kalapas menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar seremonial. “Penandatanganan Pakta Integritas ini adalah wujud nyata janji seluruh ASN untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Kami menindaklanjuti surat Sekretaris Jenderal Pemasyarakatan Nomor: PAS.1-PR.04.01-14 mengenai Pelaksanaan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa janji kinerja ini harus menjadi pedoman dalam melaksanakan tugas sehari-hari. “Pembukaan tahun ini diawali dengan komitmen yang lahir dari hati untuk menjadikan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan lebih baik. Setiap petugas harus memahami tanggung jawab yang melekat, baik dalam pelayanan kepada masyarakat maupun dalam menjalankan sistem pemasyarakatan yang transparan dan akuntabel,” tambah Efendi.
Kalapas menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pegawai atas dedikasi dan kedisiplinan mereka, yang dianggap sebagai cerminan keberhasilan organisasi. “Kedisiplinan adalah kunci utama dalam menciptakan organisasi yang kuat dan profesional,” katanya sebelum menutup sambutan.
Acara diakhiri dengan sesi foto bersama, mengabadikan momen bersejarah ini sebagai simbol komitmen bersama menuju perubahan yang lebih baik.
Dengan semangat ini, Lapas Kelas IIB Luwuk optimis dapat mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani pada tahun 2025.
Komitmen ini menjadi langkah nyata dalam membawa perubahan positif, tidak hanya di lingkungan Pemasyarakatan, tetapi juga dalam pelayanan publik secara keseluruhan. Red/Humas-LPLuwuk **







