KABAR BANGGAI – Program nasional pembentukan Koperasi Merah Putih yang diatur dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan, termasuk dari jajaran pemerintahan di tingkat kelurahan.
Salah satu bentuk dukungan tersebut datang dari Lurah Maahas, Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai, Irwan Latola, SH.
Saat ditemui awak media di ruang kerjanya pada Rabu, 28 Mei 2025, Irwan menyampaikan apresiasi atas program strategis tersebut.
Ia menilai bahwa pembentukan koperasi berbasis komunitas seperti yang diamanatkan dalam Inpres dapat menjadi tonggak penting dalam memperkuat struktur ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput.
“Program ini sangat kami apresiasi karena sejalan dengan visi pembangunan ekonomi lokal di Kelurahan Maahas.
Melalui koperasi, masyarakat bisa diberdayakan secara lebih terstruktur dan berkelanjutan,” ujar Irwan.
Irwan juga menyoroti sejumlah sektor potensial yang menurutnya sangat layak untuk dikembangkan melalui program Koperasi Merah Putih di wilayah yang dipimpinnya.
Di antaranya adalah sektor Pedagang Kaki Lima (PKL), usaha rumah makan lokal seperti Rumah Makan Kadompe, peternakan ayam petelur, serta pengadaan fasilitas pendukung seperti kandang dan peralatan peternakan lainnya.
Menurut Irwan, koperasi yang akan dibentuk nantinya diharapkan menjadi mitra strategis bagi pelaku usaha mikro dan kecil di Maahas.
Melalui akses pembiayaan yang lebih mudah dan sistem manajemen usaha yang kolektif, koperasi ini diyakini mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat setempat.
“Jika koperasi ini berjalan sesuai harapan, kami optimistis dapat meningkatkan pendapatan warga, menciptakan lapangan kerja baru, dan yang lebih penting, menekan angka kriminalitas akibat keterbatasan ekonomi,” jelas Irwan.
Ia juga berharap agar seluruh elemen masyarakat dapat mendukung penuh pembentukan Koperasi Merah Putih ini. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha lokal merupakan kunci utama kesuksesan program ini.
“Kami mengajak warga Maahas untuk melihat koperasi bukan sekadar wadah simpan-pinjam, tetapi sebagai sarana kolektif untuk maju bersama.
Pemerintah siap memfasilitasi dan mendampingi proses pembentukannya hingga koperasi ini benar-benar berjalan optimal,” tutup Irwan.
Dengan hadirnya Koperasi Merah Putih di tingkat kelurahan, diharapkan terjadi transformasi ekonomi yang lebih merata, adil, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat, sesuai semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.( MAM ) **







