Kemlu Taiwan Gelar “Taiwan Women’s Power Cultural Night” di New York

KABAR BANGGAI – Kementerian Luar Negeri Taiwan (MOFA) menggelar acara “Taiwan Women’s Power Cultural Night” di Kantor Perwakilan Taiwan di New York pada 13 Maret 2026 waktu setempat sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Taiwan Gender Equality Week.

Keterangan pers Kantor Perdagangan dan Ekonomi Taipei (TETO) di Jakarta, Rabu (18/3) menyebutkan, dalam acara itu Wakil Presiden Hsiao Bi-khim menyampaikan pidato melalui video rekaman untuk berbagi berbagai pencapaian Taiwan dalam mendorong kesetaraan gender kepada masyarakat internasional.

banner 900x250 banner 900x250

Acara ini dihadiri lebih dari seratus tamu, termasuk pejabat dari negara sahabat seperti Menteri Kesetaraan Saint Lucia Emma Hippolyte, Menteri Urusan Keluarga dan Gender Saint Vincent and the Grenadines Laverne Gibson-Velox, serta Utusan Khusus Tuvalu Eselealofa Apinelu. Para tamu juga berasal dari komunitas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), negara-negara mitra, serta organisasi non-pemerintah (NGO).

Baca Juga Berita Ini:  Dukungan bagi Korban Bencana: Kemenimipas Hapuskan Denda Paspor di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Dalam pidatonya, Hsiao menyampaikan bahwa sejak Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan (CEDAW) diadopsi sebagai hukum domestik pada 2012, Taiwan terus melakukan reformasi kebijakan dan hukum untuk memperkuat kesetaraan gender. Taiwan juga meluncurkan Rencana Aksi Nasional Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender pada 2025.

Direktur Kantor Perwakilan Taiwan di New York, Duta Besar Lee Chih-chiang, dalam pidato pembukaan menyatakan bahwa Taiwan telah mencapai kemajuan yang signifikan dalam mempromosikan kesetaraan gender.

Sementara itu Sekretaris Jenderal PBB António Guterres pada Hari Perempuan Internasional tahun ini menyebutkan bahwa perempuan di dunia masih hanya menikmati sekitar 64 persen perlindungan hak hukum dibandingkan laki-laki.

Taiwan berkomitmen untuk bekerja sama dengan berbagai negara guna mengurangi kesenjangan tersebut dan memajukan kesetaraan gender.

Menurut Indeks Norma Sosial Gender (SIGI) OECD 2025, Taiwan menempati peringkat ke-6 dunia dan peringkat pertama di Asia dalam hal kesetaraan gender.

Baca Juga Berita Ini:  Ketum DePA-RI Prihatin Atas Penangkapan Mahasiswi ITB, SSS

Dalam kaitan ini Wapres Hsiao menegaskan Taiwan akan terus bekerja sama dengan mitra internasional untuk mempromosikan hak perempuan dan nilai-nilai hak asasi manusia.

Selain diskusi dan pidato, acara tersebut juga menampilkan pertunjukan musik jazz dari musisi Taiwan serta pameran bertema “Taiwan Women’s Power Exhibition” yang menampilkan simbol anggrek sebagai representasi kekuatan dan keberagaman perempuan Taiwan.

Rangkaian kegiatan Taiwan Gender Equality Week berlangsung bersamaan dengan sidang tahunan Komisi Status Perempuan PBB (CSW) di New York.

Tahun ini, Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) Taiwan dan pemerintah daerah juga menyelenggarakan lebih dari 30 forum paralel NGO di New York untuk mempromosikan isu kesetaraan gender kepada komunitas internasional.( Rilis AAT/S) **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *