Kakanwil Ditjenpas Sulteng Bagikan Baksos kepada Purnabakti dan Keluarga Warga Binaan

KABAR BANGGAI  – Lapas Kelas IIB Luwuk menggelar Kegiatan Penandatanganan PKS Kanwil Ditjenpas Sulteng bersama pelaku UMKM di Kab. Banggai yang dirangkaikan dengan Bakti Sosial berupa penyalurkan paket sembako kepada purnabakti lapas dan keluarga Warga Binaan, Sabtu (22/10). 

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah Bagus Kurniawan, Kabid Pembinaan dan Pelayanan Irfan, Kepala Bapas Kelas II Luwuk Laode Muhamad Masrul, Kepala Tata Usaha Lapas Kelas III Kolonadale Arfandy Tahaka, seluruh jajaran pegawai baik Lapas Kelas IIB Luwuk maupun Bapas Kelas II Luwuk, serta pelaku UMKM dan penerima bantuan sosial.

Suasana khidmat terbangun dengan doa bersama dan pemutaran video dokumentasi kerja nyata Lapas yang menunjukkan komitmen rehabilitasi dan pemberdayaan Warga Binaan. 

Baca Juga Berita Ini:  “Terungkap, Tukang Jahit di Luwuk Cabuli Remaja 17 Tahun Tiga Kali”

Penandatanganan kerja sama dengan UMKM dan penguatan tugas fungsi pegawai menandai keseriusan institusi dalam menjalankan misi sosial dan ekonomi.

Kalapas Kelas IIB Luwuk, Muhammad Bahrun menegaskan bahwa, kegiatan ini merupakan upaya nyata kepedulian sosial untuk meringankan beban purnabakti dan keluarga Warga Binaan sekaligus mempererat tali silaturahmi.

Dalam sambutannya, Kakanwil Sulawesi Tengah Bagus Kurniawan menyatakan tekad mencetak 2.000 entrepreneur baru dari klien pemasyarakatan di Sulawesi Tengah. 

Hal ini dilakukan untuk memberdayakan mereka secara ekonomi. Beliau juga menambahkan bahwa, kepedulian ini juga tidak hanya di tunjukkan kepada klien pemasyarakatan, dengan tagline “pasti bermanfaat untuk masyarakat dan setahun berdampak”, Pemasyarakatan juga melaksanakan bakti sosial kepada seluruh masyarakat, khususnya keluarga Warga Binaan yang tergolong kurang mampu.

Baca Juga Berita Ini:  Gerbang Sehat 24 Jam, Bupati Banggai Resmikan UGD Puskesmas Balantak Selatan, Akses Kesehatan Kini Lebih Cepat dan Merata

Kegiatan ini menjadi bagian konkret dukungan terhadap program Asta Cita Presiden yang menargetkan percepatan kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat. Melalui penyaluran bantuan dan penguatan sinergi dengan pelaku UMKM, Lapas Kelas IIB Luwuk menjalankan implementasi salah satu dari 13 program strategis Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Program-program ini mengedepankan rehabilitasi komprehensif, pemberdayaan ekonomi, dan reintegrasi sosial Warga Binaan agar mereka dapat kembali produktif dan mandiri, sesuai visi besar Presiden untuk Indonesia yang maju dan berdaulat.

Melalui sinergi ini, Lapas dan Bapas Luwuk memperkokoh peran sebagai agen perubahan dan pelaksana misi kemanusiaan dalam rangka mendukung pembangunan Bangsa. Red/Humas-LPLuwuk**

Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *