Isra Miraj di Lapas Luwuk, Momen Khidmat untuk Meneladani Akhlak Rasulullah

KABAR BANGGAI  – Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1446 H di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk berlangsung dengan penuh khidmat.

Acara yang digelar di Masjid At-Taubah Lapas Luwuk pada pukul 09.00 WITA ini diikuti oleh seluruh pegawai dan warga binaan pemasyarakatan sebagai bentuk refleksi spiritual serta pembinaan mental dan moral.Jum,at 31 Januari 2025.

banner 900x250 banner 900x250

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Pelaksana Harian (Plh) Kalapas, Taufiq, S.A.P., yang menekankan pentingnya peringatan Isra Miraj sebagai momentum untuk memperkuat keimanan dan meneladani perjuangan Rasulullah SAW.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan acara ini sebagai bahan introspeksi dalam memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan pembacaan surah Al-Isra’ ayat 1 oleh salah satu warga binaan, Susiandi. Suasana semakin khusyuk saat lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema di dalam masjid.

Sebagai puncak acara, Ustad Ir. H. Ramli Hasan, S.Ag., S.Kom., M.Pd. memberikan ceramah bertema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW sebagai Bekal Pribadi yang Unggul.” Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan tiga poin utama yang dapat menjadi pedoman hidup:

Baca Juga Berita Ini:  Kakanwil Ditjenpas Sulteng Apresiasi Inovasi Lapas Luwuk Terapkan Sistem Money Cashless Bagi Warga Binaan
  1. Keteladanan Rasulullah dalam Menghadapi Ujian
    Ustad Ramli mengisahkan bagaimana Nabi Muhammad SAW menghadapi berbagai cobaan berat dengan kesabaran dan keikhlasan. Menurutnya, kisah ini menjadi inspirasi bagi siapa pun, termasuk warga binaan, untuk tetap berprasangka baik dan terus berusaha memperbaiki diri.
  2. Shalat sebagai Sarana Introspeksi Diri
    Ia mengingatkan bahwa shalat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga cara untuk merenungkan kesalahan dan memperbaiki diri. “Shalat adalah jalan mendekatkan diri kepada Allah SWT dan membersihkan hati dari hal-hal negatif,” tuturnya.
  3. Menjaga Akhlak Mulia dalam Segala Kondisi
    Meskipun berada dalam keterbatasan, setiap individu tetap dapat berperilaku baik dan menjaga akhlak terpuji. Ustad Ramli menekankan bahwa perubahan besar dalam hidup dimulai dari niat untuk memperbaiki diri.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustad Ramli, berharap agar seluruh peserta dapat mengaplikasikan nilai-nilai keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, baik secara pribadi maupun dalam interaksi sosial.

Baca Juga Berita Ini:  Rayakan Natal 2025, Lapas Kelas IIB Luwuk Laksanakan Ibadah Bersama Penuh Khidmat

Peringatan Isra Miraj ini mendapat apresiasi dari Kakanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, A.Md.I.P., S.Sos., M.A. Ia menilai kegiatan ini sebagai langkah positif dalam pembinaan warga binaan, yang tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga mental dan spiritual.

“Kegiatan seperti ini diharapkan dapat memberikan dampak baik, tidak hanya dalam konteks agama, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan integritas pribadi para warga binaan,” ujar Bagus Kurniawan.

Beliau juga berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala, karena memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih humanis dan bermartabat.

Peringatan Isra Miraj di Lapas Luwuk tahun ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi refleksi mendalam bagi seluruh peserta untuk lebih memahami makna perjalanan spiritual Rasulullah SAW dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Red/Humas-LPLuwuk **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *