KABAR BANGGAI – Memasuki hari ketujuh pelaksanaan Operasi Keselamatan Tinombala 2025, Polres Banggai terus menggencarkan berbagai upaya preventif dan preemtif guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Operasi yang berlangsung pada Minggu (16/2) ini menitikberatkan pada edukasi serta imbauan langsung kepada para pengendara.
Dalam kegiatan ini, petugas kepolisian melakukan pendekatan persuasif melalui dialog langsung, pemasangan spanduk peringatan, serta pembagian brosur keselamatan berlalu lintas. Langkah ini diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih mendalam kepada masyarakat mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
Hingga hari ketujuh operasi, Polres Banggai telah mengeluarkan 246 teguran kepada pengendara yang melanggar aturan lalu lintas. Beberapa pelanggaran yang dominan ditemukan di antaranya tidak menggunakan helm, tidak mengikat tali helm dengan benar, melawan arus lalu lintas, serta membawa muatan melebihi kapasitas.

Kasat Lantas Polres Banggai, AKP I Made Bagus Aditya, dalam keterangannya menyampaikan bahwa tujuan utama operasi ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap aturan dan tata tertib berkendara di jalan raya.
“Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, diharapkan angka kecelakaan di jalan raya dapat ditekan. Banyak kecelakaan terjadi akibat kelalaian atau pelanggaran yang dilakukan sendiri oleh pengendara,” jelasnya.
Lebih lanjut, Polres Banggai berharap Operasi Keselamatan Tinombala 2025 dapat memberikan dampak positif yang signifikan dalam membangun budaya berkendara yang lebih tertib dan aman di wilayah Banggai.
“Kami berharap masyarakat yang sudah tertib dapat menjadi contoh bagi pengendara lain. Dengan demikian, tercipta lingkungan berkendara yang aman dan nyaman bagi semua pengguna jalan,” pungkasnya.
Polres Banggai terus mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan berkendara yang sesuai standar, serta mengutamakan keselamatan di jalan raya.***









