Evakuasi Dramatis 9 ABK, Kapal KM Harapanku Mekar Terbakar Hebat di Pelabuhan Luwuk

Konsleting Listrik Diduga Jadi Pemicu, Operasi SAR Gabungan Berlangsung Selama Empat Jam”

KABAR BANGGAI  –  Sebuah insiden kebakaran hebat menimpa Kapal Motor (KM) Harapanku Mekar di area Pelabuhan Rakyat, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, pada Jumat, 5 Desember 2025.

banner 900x250 banner 900x250

Berkat kesigapan Tim Gabungan Pencarian dan Pertolongan (SAR), sembilan anak buah kapal (ABK) berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, meskipun kerugian material diperkirakan cukup besar.

Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) ini dilaksanakan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu melalui Pos SAR Luwuk, setelah menerima laporan awal dari Bapak Takdir, Syahbandar Luwuk, pada pukul 16.30 Wita. Berdasarkan keterangan, api mulai berkobar sekitar pukul 16.15 Wita.

Diduga, kebakaran dipicu oleh konsleting listrik di dalam kapal. Kru KM Harapanku Mekar sempat berupaya melakukan pemadaman mandiri, namun api membesar dengan cepat sehingga memerlukan bantuan dari tim SAR untuk penanganan lebih lanjut.

Lokasi kejadian berada pada koordinat $0^\circ56’55.81″S – 122^\circ47’42.91″E$, hanya berjarak sekitar 0,5 Nautical Mile (NM) dari dermaga KN SAR Bhisma, dengan perkiraan waktu tempuh cepat sekitar 15 menit menuju lokasi.

Baca Juga Berita Ini:  Kunjungan Kerja Komandan Lanal Palu di Pos TNI AL Luwuk Pererat Sinergi Maritim di Banggai Kepulauan

“Informasi awal segera kami tindaklanjuti. Mengingat lokasi yang masih dekat dengan pelabuhan, kami segera mengerahkan tim untuk percepatan penanganan,” ujar Rusmadi, Kepala Subseksi Operasi dan Siaga SAR.

Operasi SAR resmi dimulai pada pukul 17.00 Wita. Tim Rescue Pos SAR Luwuk bersama ABK KN SAR Bhisma, yang didukung penuh oleh berbagai unsur potensi SAR lainnya, segera tiba di Lokasi Kejadian Perkara (LKP) dan langsung fokus pada dua prioritas: evakuasi kru kapal dan pemadaman api.

Upaya penyelamatan kru kapal membuahkan hasil signifikan hanya dalam waktu 30 menit. Pada pukul 17.30 Wita, Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi seluruh awak kapal yang berjumlah sembilan orang.

Kesembilan korban selamat, yang terdiri dari Nahkoda Agung, Alfredo, Zaimnubli, Rico, Jehezikel, Fanli, Irfan, Maulana, dan Dwi, kemudian segera dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan dan observasi medis lanjutan. Diketahui, satu orang korban mengalami cedera pada bagian kaki.

Proses pemadaman api berlangsung alot dan memakan waktu berjam-jam. Api yang melalap kapal baru berhasil dipadamkan sepenuhnya oleh Tim SAR Gabungan pada pukul 21.05 Wita.

Baca Juga Berita Ini:  Pelaku Bobol Kantor Sinode GKLB Ditangkap Resmob Polres Banggai Kurang dari 24 Jam

Dengan berhasilnya pemadaman total dan memastikan seluruh kru telah dievakuasi dengan aman, Operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup dan dinyatakan selesai pada pukul 21.30 Wita. Seluruh unsur yang terlibat kemudian kembali ke kesatuan masing-masing.

“Alhamdulillah, dalam kejadian ini, tidak ada korban jiwa. Seluruh sembilan korban berhasil dievakuasi selamat. Terdapat satu orang korban yang mengalami cedera di kaki, namun tim sar gabungan telah melakukan penanganan medis awal,” jelas Rusmadi.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh tim yang terlibat dalam operasi penyelamatan ini, yang meliputi: Tim Rescue Pos SAR Luwuk, ABK KN SAR Bhisma, TNI AL, Syahbandar Luwuk, TNI AD, Polres Banggai, KP3, Pemadam Kebakaran (Damkar), Polair, Dinas Kesehatan, dan BPBD Banggai. Keberhasilan operasi ini menunjukkan sinergi yang kuat antara instansi di Kabupaten Banggai dalam penanganan kondisi darurat maritim.( Rilis SAR )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *