Dituding Semena-mena, PT KLS Beri Klarifikasi Tegas Terkait Akses Jalan Taronggo Morut

KABAR BANGGAI – Managemen PT Kurnia Luwuk Sejati (KLS) kembali menuai fitnah oleh oknum yang tak bertanggungjawab di Wilayah Desa Taronggo Kecamatan Bungku Utara, Kabupaten Morowali Utara.

Fitnah itu dilayangkan dengan disebarnya rekaman video aktivitas pembersihan lahan Sawit di media sosial, Selasa (6/10/2026).

banner 900x250

Dalam video berdurasi 46 detik tersebut, memperlihatkan aktivitas pembersihan lahan yang mana sebuah pohon di tumbangkan hingga menutupi badan jalan. Tak lama berselang, tampak dua motor yang di kendarai siswa berseragam SLTP hendak melalui akses jalan tersebut.

Dari arah belakang salah seorang dalam video itu bersuara ke arah para siswa yang sedang mengambil jalur alternatif.

“Hop-hop disini,”pinta salah seorang warga dalam video itu. Seketika para siswa pun terhenti. Warga tersebut kemudian dengan lantang bersuara, meminta Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk menindak PT KLS yang telah menutup akses jalan bagi siswa di lokasi Perkebunan Sawit.

Baca Juga Berita Ini:  PT KLS Angkat Bicara, Soroti Pemberitaan yang Dinilai Keliru

“Coba lihat pak Gubernur Sulawesi Tengah kelakuannya KLS, menutup akses ke dusun II Desa Taronggo. Anak-anak sekolah ini kasian. Dimana dia mo lewat, tidak bisa,” tutur warga dalam video itu.

Video tersebut kemudian diunggah di akun Facebook dengan narasi “Aksi tidak terpuji oleh oknum PT KLS yaitu Askeb PT KLS menutup akses jalan ke dusun Rio Tinto Desa Taronggo”.

General Manager PT.KLS Madri kepada media ini mengatakan, video yang tersebar tersebut merupakan fitnah yang keji.

“PT KLS disebut sengaja menutup akses jalan yang mempersulit masyarakat, itu fitnah. Tidak sedikitpun niat kami menyusahkan masyarakat. Saat itu kami sedang melakukan pembersihan lahan. Saat pembersihan, sebuah pohon ditumbangkan dan sempat menutupi badan jalan. Setelah itu dibersihkan kembali untuk bisa dilewati,”terangnya.

Baca Juga Berita Ini:  Ribuan Anak Muda Kendari Siap Dukung Ketahanan Energi Bersama Pertamina EP Donggi Matindok

Ia pun menginformasikan, pada saat sebuah pohon ditumbangkan, terdapat jalur alternatif yang bisa dilewati kendaraan bermotor.

“Ada jalur alternatif tepatnya di sebelah jalan yang ditutupi pohon tumbang. Kami berharap publik tidak serta merta termakan isu yang belum jelas kronologis sesungguhnya,”pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *