KABAR BANGGAI- Sugianto Adjadar, Kordinator Coalication Banggai Coruption Watch pertanyakan sumber dana kegiatan HUT ke 66 Kabupaten Banggai yang berlangsung di RTH dan lapangan Mirqan Kota Luwuk.
Menurut Sugianto, bahwa Panitia pelaksana dan Pemda Banggai harus transaparan terkait sumber anggaran yang digunakan di tengah efisiensi anggaran yang diterapkan.
“Agar tak menjadi desas-desus baiknya Panitia dan Pemda harus menyampaikan terkait berapa biaya yang di gunakan saat HUT Kabupaten Banggai” Kata Sugianto. Senin, 13 Juli 2026.
Apalagi menurutnya, dugaan kegiatan ini di dikoordinasikan oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DKISP) Kabupaten Banggai. Sehingga patut untuk di transparansikan soal anggaran.
“Kalau memamg anggaran kegiatan ini semua dari sponsor, maka harus di cek satu persatu berapa biaya bantuan anggaran tiap sponsornya. Apalagi ada beberapa sponsor berasal dari luar” Ungkap Gogo sapaan akrabnya.
Lebih lanjut, Gogo menilai, transparansi diperlukan untuk memastikan seluruh bentuk dukungan sponsor telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Apabila terdapat pemberian fasilitas atau pendanaan dari pihak sponsor kepada penyelenggara negara atau pihak yang memiliki kewenangan, maka hal tersebut perlu ditelaah lebih lanjut guna memastikan tidak terdapat indikasi gratifikasi maupun potensi konflik kepentingan” Tegas Gogo yang juga mantan ketua LMND Banggai.
Disisi lain, kata gogo kini ia juga sedang memberikan perhatian terhadap DKISP Banggai terhadap pengelolaan anggaran tahun 2025, namun dalam permohonan informasi pihak DKISP Banggai belum memberikan dokumen yang diminta sebagaimana mestinya. “Surat keberatan atas informasi yang diberikan belum sesuai, kami telah kirimkan juga” Tutup gogo.**









