Wujud Kepedulian Kesehatan, Lapas Luwuk Gandeng Dinkes Banggai Gelar Rontgen Dada Gratis

KABAR BANGGAI  – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk, Kanwil Ditjenpas Sulteng, menunjukkan komitmen serius dalam meningkatkan kualitas kesehatan Warga Binaan. Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banggai, Lapas Luwuk menggelar kegiatan Skrining TBC Massal melalui pemeriksaan rontgen dada gratis, Senin (3/11/25).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan penyebaran Tuberkulosis (TBC) di lingkungan Lapas yang padat. Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun, menyampaikan bahwa kolaborasi ini sangat penting mengingat Lapas adalah salah satu area yang berisiko tinggi terhadap penularan penyakit infeksius.

banner 900x250

“Kami berterima kasih kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai atas dukungannya. Pemeriksaan rontgen dada ini adalah langkah proaktif. Kesehatan Warga Binaan adalah tanggung jawab kami. Dengan deteksi dini, kami bisa segera memberikan penanganan medis yang tepat dan mencegah penularan ke Warga Binaan lainnya,” ujar Bahrun.

Dalam pelaksanaannya, tim medis dari Dinkes Kabupaten Banggai membawa unit mobile rontgen langsung ke dalam Lapas, memudahkan seluruh proses pemeriksaan tanpa perlu mobilisasi Warga Binaan ke luar Lapas.

Baca Juga Berita Ini:  Musnahkan Puluhan Barang Terlarang Hasil Razia Periode April-September 2025, Lapas Kelas IIB Luwuk Berbenah

Ratusan Warga Binaan terlihat antusias mengikuti tahapan pemeriksaan, mulai dari pendaftaran, skrining awal, hingga pengambilan gambar rontgen dada. Petugas kesehatan juga memberikan penyuluhan singkat mengenai pentingnya pola hidup sehat dan gejala-gejala TBC.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai pada kesempatan ini diwakili oleh pengelola bidang TB Puskesmas Simpong, Riki, menjelaskan bahwa program ini adalah wujud nyata dukungan pemerintah daerah dalam memastikan hak-hak kesehatan setiap warga, termasuk mereka yang berada di balik jeruji.

“Fokus kami adalah memutus rantai penularan TBC. Lingkungan Lapas membutuhkan perhatian khusus. Kami berharap hasil rontgen ini bisa menjadi dasar pengambilan kebijakan kesehatan di Lapas dan bagi yang terindikasi TBC, penanganan akan segera dilakukan sesuai prosedur,” jelas Riki

Dukungan penuh terhadap program kesehatan di Lapas Luwuk juga datang dari Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tengah. Kepala Kanwil Ditjenpas Sulteng, Bagus Kurniawan, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan yang layak adalah hak fundamental bagi setiap Warga Binaan.

Baca Juga Berita Ini:  Angka Kemiskinan di Toili Melonjak, Warga Enggan Dukung AT-FM Lagi!

“Kegiatan di Lapas Luwuk ini sejalan dengan arahan pimpinan untuk terus memperkuat sinergi dengan instansi kesehatan daerah dalam rangka mewujudkan Lapas dan Rutan yang sehat dan bebas dari penyakit menular, khususnya TBC,” tegas Bagus.

Kerja sama antara Lapas Luwuk dan Dinkes Banggai ini diharapkan tidak hanya berhenti pada pemeriksaan rontgen saja, tetapi berlanjut pada program tindak lanjut dan pemantauan kesehatan berkala.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Lapas Luwuk sebagai institusi Pemasyarakatan yang berorientasi pada pembinaan kesehatan dan kesejahteraan Warga Binaan, sesuai dengan standar pelayanan yang ditetapkan oleh Ditjenpas. Red/Humas-LPLuwuk**

Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak

Editor  : Imam  Penerbit : Kabarbanggai.Com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *