Lapas Luwuk Panen Sawi Hidroponik, Penuhi Gizi Warga Binaan dan Dukung Ketahanan Pangan Nasional 

KABAR BANGGAI –  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) terkait ketahanan pangan. 

Kali ini, Lapas Luwuk melaksanakan kegiatan panen sawi hidroponik dengan hasil sebanyak 20 kilogram.

Kegiatan panen yang berlangsung di area kebun hidroponik Lapas ini dihadiri oleh Kalapas Luwuk, Kasubsi Kegiatan Kerja, staf, serta tiga orang Warga Binaan yang terlibat langsung dalam kegiatan pembinaan kemandirian tersebut.

Hasil panen kemudian disalurkan ke  dapur Lapas melalui vendor penyedia bahan pangan untuk mendukung pemenuhan gizi Warga Binaan. 

Langkah ini sejalan dengan semangat Lapas Luwuk dalam memaksimalkan hasil kegiatan produktif agar memberi manfaat langsung bagi para Warga Binaan. 

Baca Juga Berita Ini:  Sapu Bersih Halinar: Lapas Luwuk Laksanakan Penggeledahan Rutin

“Saya merasa senang bisa ikut memanen hasil kerja kami sendiri. Kegiatan seperti ini membuat kami lebih semangat dan belajar bagaimana bercocok tanam secara modern. 

Selain itu, hasilnya juga bisa membantu kebutuhan teman-teman di dapur,” ujar salah satu Warga Binaan yang terlibat dalam kegiatan panen.

Sementara itu, Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun menyampaikan bahwa kegiatan panen ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program pembinaan yang menekankan pada aspek kemandirian dan ketahanan pangan, “Program hidroponik ini bukan hanya tentang menanam sayur, tapi juga tentang membangun karakter kerja, tanggung jawab, dan keterampilan bagi Warga Binaan. Kami ingin mereka memiliki bekal saat kembali ke masyarakat,” ungkap Kalapas Luwuk.

Baca Juga Berita Ini:  Kakanwil Ditjenpas Sulteng Apresiasi Inovasi Lapas Luwuk Terapkan Sistem Money Cashless Bagi Warga Binaan

Dukungan juga datang dari Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, yang mengapresiasi langkah Lapas Luwuk dalam mengimplementasikan arahan Kementerian. 

“Apa yang dilakukan Lapas Luwuk ini merupakan wujud nyata implementasi program akselerasi ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. 

Kegiatan seperti ini harus terus diperkuat agar manfaatnya berkelanjutan bagi Warga Binaan,” tutur Kakanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah.

Dengan terselenggaranya kegiatan panen sawi hidroponik ini, Lapas Luwuk terus membuktikan perannya sebagai lembaga pembinaan yang aktif berinovasi dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan Warga Binaan, sekaligus mendukung program nasional dalam bidang ketahanan pangan. Red-Humas/Lapas Luwuk.**

Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *