27 Persen Suara ATFM Berpotensi Beralih ke Sulianti Murad di PSU 5 April

KABARA BANGGAI – Salah satu pentolan Komunitas Poros Gabus Banggai, Firman, mengungkapkan bahwa sebanyak 27 persen suara yang diraih pasangan calon nomor urut 1, ATFM, pada Pilkada 27 November 2024 lalu, berpotensi beralih ke pasangan calon nomor urut 03, Sulianti Murad-Samsul Bahri Mang, dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang akan digelar pada 5 April 2025 mendatang.

Menurut Firman, salah satu faktor utama yang memicu pergeseran suara ini adalah isu “Toili pilih Toili” yang dihembuskan oleh tim salah satu paslon. Ia menegaskan bahwa secara elektoral, masyarakat Kecamatan Toili menjunjung tinggi nilai-nilai pluralisme dan cenderung tidak menyukai isu-isu yang berpotensi memecah belah persatuan.

“Isu ini menciptakan antipati di kalangan masyarakat yang sebelumnya mendukung Paslon 01. Potensi pergeseran dukungan ke Paslon 03 mencapai sekitar 8 persen,” ungkap Firman saat diwawancarai media ini pada Rabu, 2 April 2025.

Baca Juga Berita Ini:  Longki Djanggola Desak Mendagri Wajibkan Cuti bagi Petahana di PSU!

Selain itu, Firman juga menyoroti dampak dari sentimen negatif terkait PT KLS yang dimainkan oleh tim salah satu paslon. Ia menyebutkan bahwa isu ini turut memicu pergeseran suara sebesar 5 persen secara terkonsolidasi.

“Faktor ini lebih banyak dipengaruhi oleh hubungan emosional yang kuat dan keterkaitan ekonomi masyarakat dengan PT KLS. Isu yang terus dihembuskan setiap lima tahun sekali ini ternyata bertolak belakang dengan fakta di lapangan. Banyak keluarga penerima manfaat dari perkebunan sawit yang awalnya mendukung Paslon 01 kini beralih ke Paslon 03,” jelasnya.

Tidak hanya itu, dukungan terhadap pasangan Sulianti Murad-Samsul Bahri Mang juga mengalami peningkatan signifikan dari basis massa Herwin Yatim (HY), yang sebelumnya mendukung Paslon 01. Firman menyebutkan bahwa tren positif ini mencapai sekitar 14 persen dan dipengaruhi oleh faktor sosial budaya serta militansi pendukung HY.

Baca Juga Berita Ini:  Satlantas Polres Banggai Gencar Edukasi Lalu Lintas ke SDN Maahas: Tanamkan Tertib Sejak Dini Lewat Program 'Police Goes To School'"

“Selain karena aspek sosio-kultural, pergeseran ini juga dipengaruhi oleh sentimen negatif yang ditunjukkan oleh tim ATFM terhadap Paslon nomor urut 2, yang sempat viral beberapa waktu lalu. Hal ini semakin memperkuat arus dukungan ke Paslon 03,” tambahnya.

Firman menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan politik di wilayah Toili dan sekitarnya menjelang PSU. Ia juga mengingatkan bahwa dinamika politik yang terjadi saat ini bisa berdampak signifikan terhadap hasil pemungutan suara ulang nanti.

“Kami akan terus mengupdate perkembangan politik di dataran Toili. Beberapa indikator saat ini menunjukkan adanya perubahan peta dukungan yang cukup signifikan,” tutupnya.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *