KABAR BANGGAI – Lapas Kelas IIB Luwuk menerima kunjungan kerja Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tengah, Herman Mulawarman beserta tim dalam rangka Monitoring dan Evaluasi (Monev), Senin (5/10).
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan tata kelola Pemasyarakatan berjalan sesuai aturan, tertib, serta bersih dari berbagai bentuk pelanggaran maupun fasilitas yang tidak semestinya.
Dalam arahannya di hadapan seluruh jajaran pejabat dan pegawai Lapas Luwuk, Kakanwil Herman menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme kerja.
Beliau menegaskan agar jajaran tidak membiarkan adanya fasilitas mewah di dalam blok hunian serta menghindari segala bentuk pungutan liar dalam memberikan pelayanan.
Selain itu, beliau menginstruksikan peningkatan kewaspadaan melalui deteksi dini dan respons cepat terhadap potensi gangguan keamanan.
Jajaran juga diingatkan untuk tidak memfasilitasi peredaran narkoba maupun telepon seluler di dalam Lapas, serta menjauhi praktik judi online yang dapat merugikan diri sendiri dan merusak citra kedinasan.
Pada kesempatan tersebut, Kakanwil turut mengapresiasi keaktifan Lapas Luwuk yang rutin menggelar penggeledahan dan tes urine, sembari mendorong penguatan program ketahanan pangan, peningkatan pembinaan Warga Binaan, serta sinergi yang solid bersama Aparat Penegak Hukum.
“Kami hadir untuk memastikan seluruh fungsi Pemasyarakatan berjalan lurus sesuai ketentuan, tanpa ada kompromi terhadap pelanggaran sekecil apa pun.
Saya sangat mengapresiasi langkah responsif Lapas Luwuk yang konsisten melakukan penggeledahan dan tes urine sebagai upaya deteksi dini penyalahgunaan narkoba.
Tetap jaga soliditas, tingkatkan pelayanan publik yang adil dan transparan, serta pastikan lingkungan Lapas benar-benar bersih dari fasilitas mewah maupun pungli,” ujar Herman dalam pernyataannya.
Menanggapi arahan tersebut, Kepala Lapas Kelas IIB Luwuk, Muhammad Bahrun menyambut baik dan menyatakan kesiapan penuh seluruh jajarannya untuk menjalankan instruksi pimpinan.
Kalapas menegaskan bahwa pihak Lapas Luwuk berkomitmen penuh untuk menjaga kondusivitas, transparansi pelayanan, serta memastikan seluruh fasilitas dan sarana prasarana yang ada digunakan sesuai prosedur yang berlaku.
“Kunjungan Monev ini menjadi pelecut semangat bagi kami di Lapas Luwuk untuk terus memperketat pengawasan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Kami berkomitmen menjalankan seluruh instruksi Kakanwil, mulai dari pemberantasan halinar, penataan sarpras agar steril dari fasilitas mewah maupun bangunan liar, hingga penguatan program pembinaan dan ketahanan pangan.
Kami siap menjaga integritas demi mewujudkan Lapas Luwuk yang aman, tertib, dan bersih,” tegas Bahrun.
Usai penyampaian pengarahan, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan dan kontrol lapangan secara langsung oleh Kakanwil beserta jajaran Lapas Luwuk menyisir area blok hunian dan fasilitas pendukung.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi riil di lapangan benar-benar steril dari fasilitas mewah, bangunan liar, maupun barang-barang terlarang demi mewujudkan tata kelola Pemasyarakatan yang berintegritas.
Melalui kegiatan Monev ini, Lapas Kelas IIB Luwuk berkomitmen untuk terus mempertahankan tata kelola yang bersih, aman, dan kondusif demi terwujudnya Pemasyarakatan yang semakin PRIMA. (Ks)**






