Kru Lewati Batas Jam Terbang, Penerbangan Wings Air Luwuk-Manado  Delay

KABAR BANGGAI  –  Puluhan penumpang Maskapai Wings Air dengan rute penerbangan tujuan Manado mengalami penundaan keberangkatan yang cukup panjang pada Rabu, 7 Oktober 2026. Penundaan yang berujung pada pembatalan ini memicu kekecewaan mendalam akibat buruknya koordinasi dari pihak manajemen maskapai.

Berdasarkan keterangan salah satu penumpang saat diwawancarai, jadwal awal seharusnya berangkat dari Palu pada pukul 07.11 Wita. Perjalanan tersebut dirancang untuk melakukan transit di Luwuk selama 45 menit sebelum melanjutkan penerbangan menuju Manado.

banner 900x250

Namun, rencana tersebut mulai berantakan ketika pihak maskapai menginformasikan bahwa pesawat baru akan tiba di Luwuk pada pukul 01.15 Wita, sehingga para penumpang terpaksa harus menunggu dalam waktu yang sangat lama di bandara.

Ketidakjelasan informasi semakin memuncak setelah para penumpang menanyakan langsung perihal rute dan status operasional pesawat.

Baca Juga Berita Ini:  Sinergi TNI-Polri Jaga Khidmat Ibadah Malam Natal di Banggai"

Pihak maskapai menyampaikan bahwa armada yang sedemikian rupa dijadwalkan melayani rute Palu menuju Manado justru merupakan pesawat yang datang dari Manado menuju Palu, dengan agenda mengambil penumpang terlebih dahulu di Luwuk.

Setelah proses pengisian bahan bakar selesai, insiden membingungkan kembali terjadi. Penumpang sempat diminta naik ke dalam kabin pesawat, namun tidak lama kemudian justru disuruh turun kembali untuk menunggu di area bandara dan melakukan proses check-in ulang.

Para penumpang mengaku telah menunggu hampir setengah jam lebih di dalam pesawat tanpa adanya kejelasan kepastian terbang, sementara kondisi fisik pesawat dilaporkan dalam keadaan baik-baik saja.

Puncak perdebatan terjadi di atas pesawat ketika para kru menyampaikan alasan bahwa mereka telah melebihi batas jam kerja .

Baca Juga Berita Ini:  "Menuju Zona Integritas, Imigrasi Banggai Jalani Evaluasi WBK-WBBM"

Akibat kendala operasional tersebut, penerbangan akhirnya resmi dibatalkan dan dijadwalkan ulang untuk diterbangkan pada keesokan paginya, yakni Kamis, 8 Oktober 2026.

Sebagai bentuk tanggung jawab atas insiden penundaan massal ini, kurang lebih sekitar 60 orang penumpang yang terdampak telah diberikan fasilitas akomodasi penginapan di Hotel Swiss-Bell dan Hotel Santika.

Hingga berita ini diturunkan, awak media telah berupaya melakukan koordinasi langsung dengan Manager Wings Air, namun diarahkan untuk menghubungi bagian Humas Lion Group.

Upaya konfirmasi lanjutan melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp telah berulang kali dilakukan, namun hingga berita ini ditayangkan, belum ada tanggapan maupun respons resmi dari pihak manajemen maskapai Wings Air.  ( IMAM ) **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *