Kabar Dari Jeruji: Momentum Kesadaran Nasional di Lapas Luwuk

KABAR BANGGAI  – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Luwuk menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Blok Hunian, Rabu (17/9). 

Upacara berlangsung khidmat mulai pukul 07.30 WITA, diikuti oleh seluruh jajaran Pegawai serta Warga Binaan. 

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Kasi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib. Sedangkan Perwira Upacara adalah Kasi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja, dengan Komandan Upacara Kasubsi Pelaporan dan Tata Tertib. 

Petugas upacara sendiri merupakan gabungan pegawai dan warga binaan, menjadikan apel ini semakin sarat makna kebersamaan.

Dalam amanatnya, Inspektur Upacara menyampaikan bahwa *Hari Kesadaran Nasional bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk menumbuhkan kembali semangat kebangsaan, persatuan, dan cinta tanah air.* 

Baca Juga Berita Ini:  Di Balik Jeruji Lapas Luwuk, Doa Bersama Dikirimkan Untuk Persatuan Bangsa

Para petugas diingatkan agar melaksanakan tugas dengan penuh disiplin, tanggung jawab, dan integritas, sekaligus menjadi teladan bagi Warga Binaan.

Kepada Warga Binaan, disampaikan pesan agar tidak kehilangan harapan. Masa pembinaan yang dijalani adalah kesempatan berharga untuk memperbaiki diri, meningkatkan kemampuan, serta menyiapkan masa depan yang lebih baik.

Kalapas Luwuk mengajak kepada seluruh jajaran Lapas Luwuk untuk menjadikan momentum hari ini sebagai bagian dari refleksi kinerja. 

“Upacara ini adalah pengingat bahwa di balik jeruji besi, kita semua tetap bagian dari bangsa Indonesia yang besar, bangsa yang berdiri di atas persatuan, dan bangsa yang harus dijaga martabatnya. 

Mari kita perkuat komitmen bersama: membangun disiplin, menjaga ketertiban, meningkatkan kebersamaan, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air,” tegas Kalapas Luwuk. 

Baca Juga Berita Ini:  Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Kajati Sulteng Terima Kunjungan Danpuspomad Mayjen TNI Eka Wijaya Permana

Kakanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan menyampaikan makna dari kegiatan ini. 

“Kesadaran Nasional harus terus dipertahankan dan ditingkatkan dengan memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara sesuai dengan peran dan profesi kita Masing-masing demi terwujudnya Negara Indonesia yang adil dan makmur”, ungkap Bagus. 

Upacara ditutup dengan penuh semangat kebersamaan. “Upacara dari jeruji” ini menjadi refleksi bahwa baik petugas maupun Warga Binaan, tetap memiliki peran penting menjaga persatuan dan martabat bangsa. Red/Humas-Lapas Luwuk**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *