Berdayakan Ekonomi Lokal, Pertamina EP Donggi Matindok Sukses Dampingi Peternak Ayam Petelur di Desa Kayowa

KABAR  BANGGAI — PT Pertamina EP Donggi Matindok Field (PEP Donggi Matindok) kembali menunjukkan komitmen nyatanya terhadap pengembangan masyarakat melalui Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM). Kali ini, perusahaan sukses menggerakkan perekonomian warga di Desa Kayowa, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, lewat program budidaya ayam petelur.

Wujud nyata keberhasilan program ini terekspos saat PEP Donggi Matindok mengajak awak media asal Kabupaten Banggai untuk melakukan kunjungan lapangan secara langsung pada Jumat, 2 Oktober 2026. Kegiatan ini bertujuan melihat dari dekat perkembangan Kelompok Usaha Bersama (KUB) Ayam Petelur yang dinahkodai oleh Jony Uslan bersama enam orang anggotanya.

banner 900x250

Mewakili manajemen perusahaan, Dedy selaku pendamping program dari PEP Donggi Matindok mengungkapkan bahwa perjalanan program ini bermula dari survei lokasi yang cukup menantang pada tahun 2025 di tengah kondisi infrastruktur jalan yang masih rusak. Namun, berbagai tantangan tersebut berhasil diatasi melalui perencanaan yang matang.

“Kami melakukan survei lokasi secara cermat untuk mengantisipasi berbagai isu lingkungan. Lokasi kandang yang dipilih ini sangat strategis karena berangin dan jauh dari gangguan permukiman warga,” ujar Dedy di hadapan para awak media.

Baca Juga Berita Ini:  Warga Kilongan Permai Desak Bupati Banggai Tertibkan Anjing Liar Sebelum Makan Korban

Lebih lanjut, Dedy menekankan bahwa esensi dari program PPM PEP Donggi Matindok bukan sekadar memberikan bantuan fisik semata, melainkan mendorong pelibatan aktif dan pemberdayaan berkesinambungan. Pihaknya sengaja mendorong Jony Uslan tidak hanya dari perspektif pemberdayaan ekonomi, tetapi juga menumbuhkan jiwa kepemimpinan (leadership).

“Kami berharap beliau dapat menjadi seorang pemimpin sekaligus penggerak ekonomi sosial di Desa Kayowa. Meskipun skalanya tergolong kecil, tetapi pemenuhan kebutuhan pokok seperti telur yang dapat dibeli secara mandiri dan lokal adalah fondasi kemandirian yang ingin kami bangun,” tambahnya.

Dalam implementasinya, dukungan yang diberikan PEP Donggi Matindok mencakup satu paket lengkap, mulai dari penyediaan kandang, bantuan bibit ayam, hingga penguatan kelembagaan.

Perusahaan memfasilitasi legalitas kelompok seperti Surat Keputusan (SK), administrasi, literasi keuangan, hingga penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) pengelolaan usaha.

Aspek edukasi teknis juga diberikan secara berkala, mulai dari tata kelola kandang, manajemen pakan, hingga pemeliharaan kesehatan ayam.

“Kunci sukses budidaya ayam petelur terletak pada pakan yang sehat. Ayam yang sehat tentu akan menghasilkan produksi telur yang berkualitas,” tegas Dedy.

Sementara itu, Ketua KUB Ayam Petelur, Jony Uslan, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya yang mendalam kepada pihak Pertamina EP Donggi Matindok. Bantuan perangkat lengkap beserta kandang yang mulai dirintis sejak tahun 2025 dan diisi bibit ayam pada 1 Juni 2026 tersebut kini telah membuahkan hasil nyata.

Baca Juga Berita Ini:  Perhatian Nyata Wardani Murad Husain Salurkan Sembako Untuk Warga Luwuk Selatan

“Saat ini ayam-ayam kami sudah berumur 33 minggu dan telah rutin memproduksi telur. Program ini sangat membantu perekonomian kelompok kami sebagai bagian dari masyarakat,” ungkap Jony dengan penuh syukur.

Ia merinci, dari total 200 ekor bibit ayam yang diterima, sebanyak 184 ekor saat ini masih produktif. Hasil penjualan telur dipasarkan secara lokal setiap hari untuk memenuhi kebutuhan warga sekitar serta disuplai ke warung-warung lokal di desa.

Selain itu, kelompok juga mengelola limbah kotoran ternak untuk diolah menjadi pupuk kandang, sementara sebagian hasil penjualan disisihkan sebagai dana pengembangan kelompok ke depan.

Melalui sinergi yang apik antara perusahaan dan masyarakat ini, PEP Donggi Matindok berharap kemandirian ekonomi di Desa Kayowa dapat terus tumbuh berkelanjutan, menciptakan multiplier effect positif bagi kesejahteraan warga Kabupaten Banggai secara keseluruhan. ( Imam) **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *