Aksi Nyata Warga Binaan Giatkan Bakti Sosial dan Bersih-Bersih di Kelurahan Hanga-Hanga

KABAR BANGGAI  – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk terus berupaya membuktikan kepeduliannya dalam mendukung pembinaan berasaskan kemasyarakatan. Melalui aksi nyata di tengah warga, para Warga Binaan dilibatkan langsung untuk menggelar kegiatan bakti sosial dan bersih-bersih lingkungan di wilayah Kelurahan Hanga-Hanga, Sabtu (24/10).

Kegiatan kerja bakti ini berfokus pada pembersihan fasilitas publik, drainase, hingga area jalan guna menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan asri.

banner 900x250

Sinergi antara jajaran petugas Lapas, Pemerintah Kelurahan Hanga-Hanga, serta masyarakat setempat turut menghidupkan kembali semangat gotong royong di daerah tersebut.

Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binapigiatja) Lapas Luwuk, Rudi Santoso, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai bentuk assimilasi dan pembinaan luar lapas agar para Warga Binaan dapat mengasah kepedulian sosial mereka secara langsung.

“Program bakti sosial ini bukan sekadar agenda bersih-bersih rutin, melainkan jembatan pembinaan kepribadian dan karakter bagi Warga Binaan,” ujar Rudi Santoso. “Kami ingin memberikan ruang bagi mereka untuk berkontribusi positif secara nyata sebelum nantinya benar-benar kembali sepenuhnya ke tengah masyarakat.”

Baca Juga Berita Ini:  Di Lapas Luwuk, Maulid Nabi Jadi Oase Ketenangan di Tengah Keterbatasan

Kehadiran rombongan Lapas Luwuk dan Warga Binaan disambut hangat oleh pihak pemerintah setempat. Kepala Lurah Hanga-Hanga, Ridwan Wuduala, S.H., menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif dan kepedulian yang ditunjukkan oleh jajaran Pemasyarakatan.

“Kami sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak Lapas serta teman-teman Warga Binaan,” tutur Ridwan Wuduala, S.H.

“Aksi nyata ini sangat membantu menjaga kebersihan lingkungan Kelurahan Hanga-Hanga. Lebih dari itu, kegiatan ini membuktikan bahwa saudara-saudara kita Warga Binaan memiliki potensi besar untuk berbuat baik dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.”

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Luwuk, Muhammad Bahrun, menegaskan bahwa program bakti sosial ini merupakan bagian integral dari proses reintegrasi sosial yang berkelanjutan. Menurutnya, proses pemasyarakatan yang berhasil adalah ketika Warga Binaan mampu diterima kembali dan berguna bagi lingkungan sosialnya.

Baca Juga Berita Ini:  Lapas Luwuk Evaluasi Besukan Idul Fitri 1446 H, Pastikan Keamanan dan Kenyamanan

“Tembok penjara bukan penghalang untuk berbuat kebaikan. Melalui aksi nyata di Kelurahan Hanga-Hanga ini, kami ingin membina mental dan rasa kepedulian Warga Binaan,” ungkap Muhammad Bahrun.

 “Kami berharap masyarakat dapat melihat perubahan positif ini, sehingga proses pemulihan hubungan hidup, kehidupan, dan penghidupan para Warga Binaan dapat berjalan dengan harmonis.”

Melalui aksi gotong royong ini, lingkungan Kelurahan Hanga-Hanga tidak hanya menjadi lebih bersih dan tertata, tetapi juga menjadi bukti nyata keberhasilan program pembinaan humanis yang diterapkan di Lapas Kelas IIB Luwuk. ( Rilis Lapas Luwuk ) **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *