Wujudkan Kemandirian Pangan, Lapas Luwuk Jajaki Potensi Benih Ikan di BBI Hunduhon

KABAR BANGGAI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk terus berkomitmen memperkuat program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan. Sebagai langkah nyata mendukung program ketahanan pangan nasional, jajaran Lapas Kelas IIB Luwuk melakukan kunjungan kerja ke Balai Benih Ikan (BBI) yang berlokasi di Desa Hunduhon, Kecamatan Luwuk Timur, Rabu (07/10).

Kunjungan ini bertujuan untuk menjajaki potensi penyediaan benih ikan unggulan yang nantinya akan dikembangkan dalam program budidaya perikanan di lingkungan Lapas Luwuk. Langkah ini diharapkan mampu mengoptimalkan sarana asimilasi dan edukasi keterampilan bagi para Warga Binaan.

banner 900x250

Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun menyampaikan bahwa kolaborasi sektor perikanan ini merupakan fondasi penting dalam membangun kemandirian pangan di dalam Lembaga Pemasyarakatan.

Baca Juga Berita Ini:  Masuki Masa MPLS, Polsek Lamala Beri Pembinaan Anti-Bullying di SMAN 1 Masama

“Kami ingin memastikan program pembinaan di Lapas Luwuk tidak hanya memberi keterampilan dasar, tetapi juga memiliki nilai produktivitas yang berkesinambungan.

Penjajakan ke BBI Hunduhon ini menjadi langkah awal untuk mendapatkan benih ikan berkualitas, sehingga budidaya yang kita jalankan di Lapas dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi ketahanan pangan internal maupun masyarakat sekitar,” ujar Bahrun.

Kunjungan disambut hangat oleh pihak Balai Benih Ikan Desa Hunduhon. Kepala BBI Hunduhon, Mahmud, menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh inisiatif pembinaan berbasis perikanan yang digagas oleh Lapas Luwuk.

“Kami sangat menyambut baik niat dan langkah Lapas Luwuk. BBI Hunduhon siap memfasilitasi kebutuhan benih ikan unggulan, baik jenis unggul air tawar maupun teknis pendampingannya.

Baca Juga Berita Ini:  *Tabligh Akbar di Lapas Kelas IIB Luwuk, Ketua MUI Drs. KH. Zainal Abidin Ali Hamu Isi Tausiyah*

Kami berharap kerja sama ini nantinya tidak hanya sebatas penyediaan benih, tetapi juga transfer pengetahuan budidaya agar hasil panennya maksimal,” ungkap Mahmud.

Melalui penjajakan ini, Lapas Luwuk dan BBI Hunduhon berharap dapat segera menindaklanjuti rencana kerja sama teknis. Program budidaya perikanan ini diproyeksikan menjadi salah satu sarana pembinaan keahlian unggulan bagi Warga Binaan sebagai bekal integrasi kembali ke masyarakat.( Rilis Lapas Luwuk )**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *