KABAR BANGGAI – Suasana meriah dan penuh kekeluargaan tampak jelas di Gedung Pencak Silat Luwuk pada Jumat, 23 Oktober 2026. Ratusan warga dari berbagai penjuru Kabupaten Banggai tumpah ruah untuk mengikuti pembukaan Lomba Domino “Kapolresta Cup” yang diinisiasi oleh Polresta Banggai.
Ajang ini bukan sekadar kompetisi mengadu strategi kartu, melainkan wujud nyata komitmen kepolisian dalam mendekatkan diri dengan masyarakat, sekaligus merealisasikan semangat kebersamaan yang inklusif.
Kegiatan akbar ini dibuka secara resmi oleh Kapolresta Banggai, Kombes Pol. Hendri Yulianto. Berdasarkan data panitia, tercatat sebanyak 256 peserta ambil bagian dalam turnamen ini untuk memperebutkan total hadiah senilai puluhan juta rupiah.
Animo tinggi tersebut menjadikan kejuaraan domino kali ini sebagai salah satu gelaran paling meriah dan berpartisipasi masif dibanding kegiatan serupa sebelumnya.

Acara pembukaan turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta mitra strategis. Tampak hadir Bupati Banggai yang diwakili oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Yori Toy, Dandim 1308/LB, perwakilan Kejaksaan Negeri Banggai, anggota DPRD Kabupaten Banggai, para Pejabat Utama (PJU) Polresta Banggai, serta para pihak sponsor yang mendukung penuh suksesnya acara.
Pelaksanaan turnamen ini dapat terlaksana dengan baik berkat sinergi bersama para sponsor utama, yakni JOB Tomori Sulawesi, SKK Migas, dan Donggi Senoro, di bawah komando ketua panitia AKP Usman, SH.
Dalam sambutannya, Kapolresta Banggai, Kombes Pol. Hendri Yulianto, menegaskan bahwa esensi utama dari penyelenggaraan turnamen ini adalah mempererat tali silaturahmi antara institusi kepolisian dan masyarakat. Langkah ini sejalan dengan visi dan tagline Kapolri, yakni “Polisi Bersama Masyarakat“.
“Kegiatan ini perlu kita laksanakan sebaik-baiknya. Tujuannya bukan semata-mata mencari siapa yang kalah dan menang, melainkan untuk merajut keakraban serta membangun komunikasi yang harmonis antara polisi dan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Hendri di hadapan para peserta dan tamu undangan.
Ia juga menambahkan bahwa permainan rakyat seperti domino terbukti efektif dalam menyatukan berbagai lapisan masyarakat di Kabupaten Banggai.
Melalui suasana santai dan penuh kebersamaan, sekat-sekat formal antara aparat penegak hukum dan warga dapat lebur, digantikan oleh dialog yang hangat dan terbuka.
“Kami berharap masyarakat Kabupaten Banggai senantiasa rukun, damai, serta terus menjaga komunikasi yang baik.
Mari kita junjung tinggi rasa persaudaraan dan bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan damai di daerah kita tercinta,” pungkasnya.
Melalui kegiatan positif seperti ini, Polresta Banggai berharap tingkat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian semakin meningkat, serta mampu menciptakan ruang sosial yang kondusif, harmonis, dan berbasis kekeluargaan di Kabupaten Banggai.( Imam ) **






