Bupati Amirudin Buka Sosialisasi Layanan Data Keimigrasian Imigrasi Banggai

KABAR BANGGAI  – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Banggai memperkuat sinergi dengan instansi pemerintah melalui Sosialisasi Keimigrasian tentang Layanan Data Keimigrasian (LDK) yang digelar di Hotel Santika Luwuk, Senin (28/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti puluhan peserta dari berbagai instansi dan dibuka secara resmi oleh Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin, MM., AIFO.

banner 900x250

Dalam sambutannya, Bupati Amirudin mengapresiasi langkah Kantor Imigrasi Kelas II TPI Banggai yang menghadirkan sosialisasi tersebut sebagai upaya memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis data.

Menurutnya, di tengah perkembangan teknologi dan tingginya mobilitas masyarakat, kebutuhan terhadap data yang akurat, cepat, aman, dan terintegrasi menjadi semakin penting.

“Di tengah perkembangan teknologi dan mobilitas masyarakat yang semakin tinggi, kebutuhan terhadap data yang akurat, cepat, aman, dan terintegrasi menjadi semakin penting,” ujar Amirudin.

Ia menegaskan, data saat ini bukan sekadar kumpulan angka atau dokumen, melainkan fondasi pelayanan publik, dasar perencanaan pembangunan, bagian dari sistem keamanan, hingga instrumen penting dalam menciptakan pemerintahan yang efektif dan responsif.

Menurut Bupati, data keimigrasian memiliki posisi strategis karena mampu membantu pemerintah memahami dinamika mobilitas penduduk, memperkuat koordinasi antarinstansi, serta menghadirkan pelayanan publik yang lebih tertib, cepat, dan tepat sasaran.

Baca Juga Berita Ini:  Sebulan, Polres Banggai Ungkap 17 Kasus Narkoba dan Sita 1,2 Kg Sabu

Oleh karena itu, kehadiran Layanan Data Keimigrasian harus dimaknai sebagai bagian dari upaya bersama untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Amirudin juga menyoroti pentingnya koordinasi dan pertukaran informasi antarinstansi, mengingat Kabupaten Banggai terus berkembang sebagai daerah dengan aktivitas investasi, dunia usaha, pariwisata, pendidikan, serta mobilitas warga negara asing yang semakin meningkat.

Ia mengingatkan bahwa pengelolaan data tidak hanya berkaitan dengan teknologi, tetapi juga menyangkut identitas manusia, hak masyarakat, dan kepentingan negara. Karena itu, pemanfaatan data harus dilakukan secara bertanggung jawab sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan tetap menjaga keamanan informasi dan hak masyarakat.

Mari kita bangun koordinasi yang lebih kuat, hilangkan sekat-sekat sektoral, dan hadirkan pemerintahan dengan satu semangat, yaitu satu data untuk pelayanan yang lebih baik, informasi yang akurat untuk kebijakan yang tepat, serta kolaborasi yang kuat untuk masyarakat yang semakin terlindungi,” tuturnya.

Sementara itu, Kasitikim Kantor Imigrasi Kelas II TPI Banggai, Agus Sumadi, dalam laporannya menyampaikan permohonan maaf karena Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Banggai berhalangan hadir.

Baca Juga Berita Ini:  Rem Blong, Pick Up Bermuatan Kayu Terbalik di Luwuk

Agus menjelaskan, sosialisasi LDK merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara Kantor Imigrasi dengan seluruh instansi terkait. 

Menurutnya, layanan tersebut dirancang untuk memudahkan instansi memperoleh data keimigrasian secara cepat, akurat, dan terintegrasi guna mendukung pelaksanaan tugas masing-masing.

“Kami menyadari bahwa optimalisasi pelayanan keimigrasian tidak dapat terwujud tanpa dukungan dan kerja sama aktif dari seluruh pemangku kepentingan,” katanya.

Ia berharap para peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pemanfaatan LDK sehingga mampu mendukung terciptanya pelayanan publik yang cepat, tepat, dan akuntabel.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai Layanan Data Keimigrasian kepada peserta dari berbagai instansi. 

Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda dan sejumlah pejabat daerah, di antaranya Dandim 1308/LB, Danpos TNI AL, jajaran Polres Banggai, Kejaksaan, Pengadilan Negeri Luwuk, Bea Cukai, Basarnas, para kepala OPD, serta perwakilan instansi pemerintah lainnya. 

Sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan pelayanan publik yang semakin modern, terintegrasi, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *