“ Warga Butuh Perubahan dan Tidak Butuh Janji”
KABAR BANGGAI – Gelombang besar peralihan suara terjadi di Kecamatan Simpang Raya menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada 5 April 2025. Salah satu pentolan Komunitas Poros Gabus Banggai, Firman, mengungkapkan bahwa basis pemilih yang sebelumnya mendukung pasangan calon (Paslon) nomor urut 01, ATFM, kini secara masif beralih ke Paslon 03, Sulianti Murad-Samsul Bahri Mang atau yang dikenal dengan jargon “Banggai Hebat”.
Catatan Poros Gabus Banggai menunjukkan bahwa pergeseran dukungan ini bukan tanpa alasan. Salah satu faktor utama adalah kemenangan Paslon 03 di wilayah Simpang Raya saat Pilkada 27 November 2024 lalu.
Dengan statusnya sebagai basis kuat Sulianti-Obama, pemilih di kecamatan ini kini semakin solid membentuk barisan besar guna memastikan kemenangan mutlak dalam PSU mendatang.
“Arus besar dukungan di Simpang Raya terbentuk untuk memenangkan Paslon 03. Dalam catatan kami, terjadi potensi pergeseran dukungan basis pemilih ATFM ke Banggai Hebat secara masif,” ujar Firman.
Ia menjelaskan bahwa gelombang peralihan ini terutama terjadi pada pemilih mengambang yang sebelumnya mendukung Paslon 01 pada Pilkada lalu. Mereka menilai Simpang Raya tetap menjadi lumbung suara bagi Sulianti-Obama, ditambah dengan saldo kemenangan Paslon 03 yang mencapai 3.189 suara berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).
Namun, yang paling mengejutkan adalah adanya peningkatan dukungan dari basis militansi Herwin Yatim (HY), yang sebelumnya berada di kubu Paslon 01. Kini, mereka mengalihkan dukungan ke Paslon 03, bahkan militan HY yang mendukung Paslon 02 juga menunjukkan tren serupa.
“Tren ini tidak lepas dari aspek sosio-kultural militansi HY. Selain itu, sentimen negatif yang berkembang di tim ATFM terhadap Paslon nomor 2 juga turut memengaruhi pergeseran dukungan,” tambah Firman.
Selain perhitungan strategi politik, kesadaran warga menjadi faktor utama peralihan dukungan ini. Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menegaskan bahwa ia kini memilih Paslon Sulianti-Obama karena ingin melihat perubahan nyata di Simpang Raya.
“Kami ingin pemimpin yang konsisten dengan janji, yang mau melihat langsung rakyat kecil. Kami masih ingat saat kampanye tahun 2020 lalu, kami dijanjikan potong sapi, tapi ternyata hanya sekadar janji. Kami tidak ingin lagi terbuai,” ungkapnya dengan nada kecewa.
Sementara itu, warga lain menyatakan dukungan kepada Paslon 03 karena menilai Sulianti Murad dan Samsul Bahri Mang lebih berpihak pada kepentingan rakyat.
“Saya beralih dukungan karena melihat wilayah Simpang Raya menjadi basis pemenangan Ibu Sulianti dan Om Bali. Itu alasan kami memilih dan memenangkan mereka,” tuturnya.
Dengan semakin dekatnya PSU, dinamika politik di Banggai semakin memanas. Pergeseran dukungan yang masif di Simpang Raya bisa menjadi pukulan telak bagi ATFM dan semakin menguatkan peluang kemenangan bagi Paslon 03.
Tim Poros Gabus Banggai terus memantau perkembangan politik di wilayah tersebut dan memastikan bahwa perubahan yang diinginkan warga benar-benar terwujud.
PSU 5 April 2025 akan menjadi panggung penentu, akankah pergeseran dukungan ini cukup untuk mengantar Sulianti-Obama menuju kemenangan mutlak? Semua mata kini tertuju pada Simpang Raya!**







